"dipenjara karena menulis dengan hati"

Waktu lagi iseng browsing ke salah satu blog, ga sengaja terbaca ungkapan hati seorang wanita Malaysia bernama Marina Lee Abdullah, istri dari salah satu orang paling terkenal di Malaysia saat ini (probably also most popular around the Malaysian blogging world today) "Raja Petra Kamarudin" alias RPK. Gua cuman ada 1 pertanyaan.. "Why the hell is Malaysian police so cruel to foreigners??"

Who ?

"Raja Petra Kamarudin.". a.k.a "RPK" adalah salah satu pengelola blog "Malaysia Today" dan pada salah satu tulisannya yang dimuat di situs tersebut pada tanggal 25 April 2008 dengan judul "Let’s send the Altantuya murderers to hell" , RPK menuangkan kekesalannya terhadap hasil sementara dari pengadilan seputar pembunuhan sadis nan tragis seorang wanita professional escort asal Mongolia bernama Altantuya Shaariibuu yang terjadi di bulan Oktober 2006, dan konon melibatkan beberapa orang petinggi Malaysia dan oknum polisi, diantaranya Najib Razak (who is also known as Najib Abdul Razak) yang ketika itu masih menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia.

And Now What?

Well.. Akibat tulisannya tersebut, pada tanggal 6 May 2008 kemarin, RPK ditahan oleh pihak pemerintah Malaysia karena dianggap telah menyebarkan fitnah dan hasutan terhadap orang-orang tertentu di pemerintahan Malaysia. Walaupun demikian, kejujuran yang diungkapkan oleh RPK banyak menuai dukungan dari berbagai pihak sehingga banyak masyarakat yang bersimpati terhadap RPK.

Meskipun dukungan moril maupun materil dalam bentuk donasi terhadap RPK dan keluarga terus-menerus bertambah, RPK sempat menolak untuk membayar denda yang akan membebaskan dirinya dari penjara Sg. Buloh, ia bahkan menolak untuk bertemu dengan istri dan keluarga yang datang berkunjung dan sempat melakukan aksi mogok makan. Namun update terakhir menyebutkan bahwa ia sudah menyetujui pembayaran denda tersebut setelah bertemu istrinya siang ini.

What Exactly Does He Wrote?

Tulisan selengkapnya bisa dibaca sendiri disini. Sepintas setelah saya baca, terlihat jelas bahwa RPK mengecam keras pihak pengadilan Malaysia. Ia bahkan menganggap "the trial is a show-trial" karena menurutnya banyak keanehan demi keanehan yang terjadi selama proses persidangan. Mulai dari beberapa kali pergantian jaksa dengan alasan yang tidak jelas, serta pengunduran waktu yang terlalu lama dengan alasan kebutuhan untuk mempelajari kasus lebih lanjut.

Selain itu, RPK juga menyebutkan perihal lenyapnya berbagai bukti seperti foto Razak bersama Altantuya dan tulisan tangan Razak saat melancarkan usaha perolehan visa bagi Altantuya yang semuanya tiba-tiba menghilang. Menurut RPK, bukti-bukti tersebut memang sengaja disimpan oleh Abdullah Ahmad Badawi (PM Malaysia). RPK dengan gamblang menuliskan "This is about the Prime Minister of Malaysia withholding crucial evidence in a murder trial.."

Bottom Line

whoa.. clap your hands guys.. he is one crazy writer isn't he..!!?? brave enough to speak his mind, i think. . Brave enought to defend the truth! And, buat yang udah baca artikel RPK, mungkin familiar dengan quote ini.. "opinions are like assholes -- everybody has one but no two are alike.."  hahaa... cukup masuk akal.. :D

Yang seru dong.. E-mail dari Din Merican (one of RPK's friend). yang mengungkapkan penyesalan pribadi Din atas beberapa tindakan brutal yang terjadi di Malaysia, terutama kekerasan terhadap warga asing yang juga terjadi sama orang Indonesia.. Mulai dari kasus karate sampe kasus TKW.

As Din said: "We are being viewed as arrogant by the Indonesians, Thais, Singaporeans, as well as by many of our neighbours. Now, we add to this list the Mongolians. How indecent and irresponsible of the PM and his Foreign Minister for not even acknowledging the receipt of letters from their Mongolian counterparts. Who are we protecting?"

hell yeah... kenapa juga baru sadar kalo arogan... hahaha..
and now my mind goes wandering..
what if the same thing happen in Indonesia?

**image taken from here

71 CommentsChronological   Reverse   Threaded
gharonk wrote on May 8
Malaysia itu ekonominya maju melebihi kemajuan hati nuraninya, jadilah seperti itu... arrogant dan ignorance...

satu hal yang mungkin masih dimiliki negeri ini sebagai bangsa, meski kondisi ekonomi dan pendidikan belum lah patut dibanggakan
pipipego wrote on May 8
gharonk said
Malaysia itu
ini Malaysia as a nation..
atau the Malaysian government..?

hehe..
gharonk wrote on May 8
sulit menjawabnya, apakah bisa sebuah bangsa dilepaskan dari pemerintahannya? bukankah pemerintahan itu dipilih oleh bangsa tersebut? (kalau pemilu nya jujur)

secara personal saya sangat merasakan persahabatan dari kawan kawan malaysia...

tapi aparatnya memang arogan..
pipipego wrote on May 8, edited on May 8
gharonk said
apakah bisa sebuah bangsa dilepaskan dari pemerintahannya?
nah, ternyata bukan di indonesia aja yah ..
masyarakat negara lain juga ngrasa takut untuk mengungkapkan pendapat secara bebas.. hehe..
gharonk wrote on May 8
malaysia itu baik indeks demokrasi dan indeks kebebasan pers nya jauuuh di bawah indonesia....

mereka belum maju dalam bidang ini... kita patut bangga lebih unggul di bidang ini dibanding mereka
pipipego wrote on May 8, edited on May 8
gharonk said
kita patut bangga lebih unggul di bidang ini dibanding mereka
yap.. at least.. kita lebih punya kesempatan untuk mengkritik pihak-pihak yang perlu dikritik.. gitu ya?
gharonk wrote on May 8
Sejak lama kita hidup dalam keberagaman dan relatif berhasil (konflik antar etnis, sekalipun ada tapi tidak pernah menjadi benar benar besar - tanpa menafikan konflik dayak - madura, ambon islam dan ambon kristen, poso muslim dan poso kristen serta etnis kao dan ternate di maluku utara yang korbannya ratusan)

pipipego wrote on May 8
gharonk said
kita hidup dalam keberagaman dan relatif berhasil
terlepas dari konflik didalam negeri, yg jelas we were never rude to foreigners..
**malah terkadang sering liat sebaliknya..
kalo sama orang bule, berduit.. orang kita suka kissing ass.. gitu.. hahaha..
sudjanamihardja wrote on May 8

"keadilan" hanyalah bagi mereka yang tak punya uang untuk bayar advocat,
atau
hanyalah bagi mereka yang tak punya vitamin koneksyien,
alias rakyat, massa biasa kaya anda dan kita.

bagi mereka yang "diatas", bagi merka yang punya uang berlebihan, bagi mereka yang punya vitamin koneksyien semuanya hanyalah urusan sepele, atau bukti2 bisa hilang begitu saja bahkan nyawa saksi2 sekalipun.

tapi......
dipengadilan yang paling tinggi,
yang tidak ada saksi selain kaki tangan yang berbicara
semuanya tidak akan bisa melepaskan diri
dan.....
hukumannya kekal dan abadi
mereka tidak sadari ini???
pipipego wrote on May 8
mereka tidak sadari ini???
weh.. sepertinya selama mereka masih di dunia ini dan silau sama harta
masih pada ngga sadar tuh Pak...
btw.. bapak ini dari Malaysia ya..?
bagaimana Raja Petra apa sudah dibebaskan?
akadie wrote on May 8
wew..malaysia dengan uu kebebasan berpendapat nya ...heheheh dimanakah dia berada...
pipipego wrote on May 8
akadie said
dimanakah dia berada...
government disana sangat strict mengatur urusan satu ini..
jadi sepertinya memang betul kata gharonx, kita harus bersyukur walaupun ada ancaman UUITE tapi belum separah di Malaysia yah..
akadie wrote on May 8
yaha..benul tapi patutkah kita hanya bersukur dengan yg kita dapat saat ini ketika media berpihak sehingga muatan berita tidak murni lagi.....yaha dan dewan pers mau berkumpul mengobrolkan masalah itu menghadapi 2009 mudah mudahan yg terjadi benar- benar perubahan bukan perubahan yg hanya di meja diskusi...
pipipego wrote on May 8, edited on May 8
akadie said
mudah mudahan yg terjadi benar- benar perubahan bukan perubahan yg hanya di meja diskusi...
bener Di.. beberapa waktu lalu juga sempet baca (lupa baca dimana) soal Mochtar Lubis.. dan betapa Indonesia merindukan sosok seperti itu.. di Indonesia sekarang sudah jarang ada wartawan investigasi.. mungkin salah satu sebabnya karena dewan pers sudah tidak murni lagi.. menurut lo?
buddybuckers wrote on May 8
Malaysia tanah air gw!!
buddybuckers wrote on May 8
apakah kamu semua sdh merasa bangga jadi org Indonesia
pipipego wrote on May 8
Malaysia tanah air gw!!
halaah.. numpang lahir doang aja belagu lu.. hahahaa..
lu cari duit kan gak disono!
pipipego wrote on May 8
bangga jadi org Indonesia
gua cuman bisa jawab..
sayangnya kita ga bisa milih mau dilahirkan dimana..
klo bisa milih, mungkin ga bakal minta lahir disini
akadie wrote on May 8
bener Di.. beberapa waktu lalu juga sempet baca (lupa baca dimana) soal Mochtar Lubis.. dan betapa Indonesia merindukan sosok seperti itu.. di Indonesia sekarang sudah jarang ada wartawan investigasi.. mungkin salah satu sebabnya karena dewan pers sudah tidak murni lagi.. menurut lo?
yaha kemurnian nilai berita di negri ini agak sedikit tergannggu dengan wartawan yang nakal, redaktur yg nakal dan orang manager pemilik saham perusahaan berita yang nakal ..sehingga nilai berita hanya di ukur berapa ekssemplar koran yang di jual ataupun di rate berapa berita itu dan bisa menraik berapa iklan..yg menjadi berita nyata di negri ini hanyalah berita tentang penjulan kemiskinan yg di jadikan komoditi..hahahahha
pipipego wrote on May 8
akadie said
sehingga nilai berita hanya di ukur berapa ekssemplar koran yang di jual ataupun di rate berapa berita itu dan bisa menraik berapa iklan.
intinya.. apapun yang bisa menghasilkan profit yah..
esensi dan kualitas berita jadi nomer dua..
semakin kontroversial semakin menjual..

begitukah?
akadie wrote on May 8
yaha ujung -ujungnya adalah kapital......hahahhaha
pipipego wrote on May 8
akadie said
ujung -ujungnya adalah kapital...
yah.. orientasi orang pada umumnya lah..
termasuk gua.. saat ini..
asal dapur mengebul!

:D piss...
akadie wrote on May 8
yaha..bagsu lah POLDA kan kamu... POLDA = polisi Dapur...hehehehhe
pipipego wrote on May 8
akadie said
POLDA = polisi Dapur...
yap.. memberantas kelaparan pribadi!
gharonk wrote on May 8
betapapun bobroknya indonesia, saya bangga kok... gue sangat yakin tuhan ga salah memilihkan indonesia sebagai tempat gue lahir...
buddybuckers wrote on May 8
INDONESIA TANAH AIR KU - TANAH TUMPAH MAKIAN
DISANALAH BANYAK CACIAN - TANAH PARA JAGOAN
JAGO EMBAT, JAGO SIKAT, JAGOAN KESIANGAN..

YANG MUDA MABOK - YANG TUA KORUP
PADAMU NEGERI KAMI BERBAKTI
PADAMU NEGERI KAMI MENCACI
BELI MINYAK HARUS ANTRI

BELI TEMPE IMPOR DELE
BELI PESAWAT TUKAR BERAS
BELI PERKARA KITA BEBAS
BELI SUARA JADI PENGUASA

TAU AH..
JADI ORG BENER AJALAH..
APAPUN NAMANYA NEGARA INI,
DO RIGHT, DO THE FIGHT!!
buddybuckers wrote on May 8
29 TAHUN LALU,
tahun 1979

yg gw tau..
Gw lahir di Malay, Rumah sakit ga bayar, saudara2 gw sekolah ga bayar
malah dapat sepatu, baju dll..

29 tahun telah berlalu,
tahun 2008 nih ya..

di Indonesia jangankan gratis..
Pasien ga mampu di usir dari RS,
Ga bayar sekolah ga ikut ujian,
Buku gak terbeli,
Masih ada daerah murid ga pake sepatu,
Gedung sekolah ambruk,

Boro2 gratis..
Beli pake Duit nih..
Beli minyak antre kepanasan, 4 jam dapat 5 liter

Sebenarnya, kita ini sudah merdeka apa belum?

piyopikavet wrote on May 8
hehehehhe..
klo di indo??
gataw ya...
skrg bukan jamn pak hartio yg gila2an ntu...
plg2 kna pasal tindakan tidak menyenangkan..hihih...
gharonk wrote on May 8, edited on May 8
Kenapa elo ga minta kewarganegaraan Malaysia kalau begitu Bro? katanya asyik... kan elo bisa tunjukin akte kelahiran elo.... dan katakan pada imigresyen nya kalau hidup di indonesia itu sangat tidak menarik, gue rasa semua orang indo ga berkeberatan kok

kalau gue mah senang-senang aja dan bangga bisa hidup dan dilahirkan di negeri korup namun dangerously beautiful ini
Comment deleted at the request of the author.
pipipego wrote on May 8
gharonk said
gue sangat yakin tuhan ga salah memilihkan indonesia sebagai tempat gue lahir...
yah 'ronk.. tuhan emang ga bakalan salah kaliii...
pipipego wrote on May 8
JADI ORG BENER AJALAH..
ini puisi sekaligus curahan hati yang berasal dari realita..
like it or not, itu memang terjadi.. tinggal gimana kita menyikapinya..
nah itu tergantung masing-masing orang.. dan hati nurani mereka..

**ciee.. kaget eh gua liat comment2 bertebaran pagi ini!!
pipipego wrote on May 8
klo di indo??
klo di indo.. hmm, berdasarkan berita-berita di TV, yang gua tau paling-paling sebatas tuntutan yah.. tapi gua belum tau ada yang dipenjara secara paksa.. tuntutan-nya pun paling2 soal "pencemaran nama baik" ...
piyopikavet wrote on May 8
klo di indo.. hmm, berdasarkan berita-berita di TV, yang gua tau paling-paling sebatas tuntutan yah.. tapi gua belum tau ada yang dipenjara secara paksa.. tuntutan-nya pun paling2 soal "pencemaran nama baik" ...
yah untungnya msh gtu2 ajah..makanya wartawan byk yg nulis dgn bebasnya..hak23..
pipipego wrote on May 8
Boro2 gratis..
Beli pake Duit nih..
Beli minyak antre kepanasan, 4 jam dapat 5 liter
okay.. ini memang beneran terjadi dan gua liat sendiri di daerah sekitar rumah gua.. bahkan nyokap gua pun pusing gara-gara susah dapet minyak tanah..

inilah sisi negatif dari negara kita, dan yang ngrasain emang rakyat di golongan paling bawah.. tapi bukan berarti Indonesia ngga ada sisi positif yah.. sekali lagi menurut gua tinggal gimana kita menyikapi itu semua.. dan setiap orang bebas mengungkapkan pendapatnya..

:D piss dong.. piss!
gharonk wrote on May 8
hehehehe yang masuk berita itu kan yang pahit pahit, yang bagus bagus mah ngga laku dipublikasikan...

gue cuma mengutarakan pendapat aja sist, kalau memang ada orang benci dan kesel banget ama indonesia (mungkin ama pemerintahannya sebetulnya) kenapa mereka ga pindah kewarganegaraan aja? itu lebih jantan kurasa... daripada teriak teriak jelek2in tapi paspornya masih indonesia
pipipego wrote on May 8
gharonk said
Kenapa elo ga minta kewarganegaraan Malaysia kalau begitu Bro?
hehehe... kalo menurut gua sih, siapapun yang mengungkapkan kekesalan terhadap kondisi indonesia saat ini, bukan berarti dia udah ngga mau tinggal disini.. justru sebaliknya, mungkin bang buddy itu care dan mengharapkan perubahan..

menurut gua, mengeluh tidak selalu berarti negatif..

:D piss!!
gharonk wrote on May 8
hahahaha mengeluh kok tidak selalu berarti negatif?

berarti mengeluh itu positif?
pipipego wrote on May 8, edited on May 8
gharonk said
kenapa mereka ga pindah kewarganegaraan aja? itu lebih jantan kurasa...
yah berarti kita beda pendapat soal satu ini mas gharonk.. hehehe.. piss yah!
karena menurut gua, pada intinya siapapun hanya mengungkapkan betapa mereka "concern" ama nasib bangsa ini.. walaupun so far mungkin hanya sebatas mengeluh yang bisa dilakukan..
pipipego wrote on May 8
gharonk said
berarti mengeluh itu positif?
selama tujuannya adalah perubahan dan perbaikan kondisi..
yes, mengeluh adalah hal positif..

menurut anda?
:D
gharonk wrote on May 8
buat gue sih ga ada gunanya memandang segalah sesuatu HANYA dari sisi negatif....

musti diimbangi dengan berbuat positif, misalnya kalau memang punya duit yah bantu lah mereka beli kompor gas supaya ga ngantri atau memberi beasiswa anak usia sekolah yang ga mampu, kalau memang bisa mengajar yah mengajar, kalau memang bisa bikin buku yah bkin buku, sekecil apa sumbangan buat negeri ini pasti berarti

tapi, negeri ini tidak membutuhkan orang orang yang bisanya cuma mengeluh... tanpa memberikan sesuatu buat bangsa, itu benalu namanya - mending pindah kewarganegaraan saja (kalau ada negara yang masih terima dia yah)...

pis... ini kan cuma perbedaan pendapat... kalau ada yang berlawanan pendapat, oom sih tetap senang senang saja.. useless ngurusin orang yang bisanya mengeluh
gharonk wrote on May 8
untuk melakukan perubahan itu melakukan AKSI

bukan mengeluh

AKSI bisa macam macam
- berderma
- berkreasi (musik, seni dll)
- menulis buku
- memberi beasiswa
- berproduksi (menghasilkan barang yang bernilai jual)
dll
buddybuckers wrote on May 8
Ya, kita lihat negara2 yang punya improvisasi, visi dan spirit tangguh
kalo di bilang perubahan kita ini bagaikan siput

saat kita bangun busway
pemuda negara lain membangun kereta bawah laut
di jepang kereta api sdh kaya jet
di eropa bahkan concorde sdh masuk museum
di indo ngurusi pesawat aja bolakbalik nyungsep,

kita perlu perubahan ekstrem,
kalo kita bangga aja jadi binasa
ini era global bung
elu murah, lemah, dibeli orang..

saat kita beli 2 sukhoi rusia, malay beli 28 sukhoi
lihat kita merdeka di tahun yang sama
tapi mereka punya visi dan spirit yg tinggi utk negri
tapi bangsa ini masih membangun untuk kelompok tertentu
kep partai & pribadi,

itulah bedanya
butuh perubahan, pemimpin ekstrim

org jepang tuh kecil2 kaya kita
sama aja, secara fisik Tuhan jg beri intelektual
bedanya mereka membangun utk negeri

Horror From The East, itulah japan
1942 menguasai setengah Eropa
walaupun dari Asia,
Berjam-jam ber hari-hari mengarungi atlantik
menghancurkan dominasi & kesombongan amerika
menghancurkan Pearl Harbour
Rela mati utk negri..
Lihat spiritnya bung..




buddybuckers wrote on May 8
Apa yg telah kita berikan untuk bangsa ini?

gharonk wrote on May 8
tapi orang jepang bisa AKSI, tidak hanya mengeluh dan mengeluh...

hehehehehe
gharonk wrote on May 8
minimal pajak lah
pipipego wrote on May 8
gharonk said
ga ada gunanya memandang segalah sesuatu HANYA dari sisi negatif..
100% setuju.. makanya itu, sekali lagi gua tegasin bahwa disini siapapun bebas mengeluarkan pendapat.. ga bakal dipenjara kok.. hahahaa... beda pendapat bukan berarti salah kan? tiap orang bebas aja mempertahankan tapi jangan terus menyalahkan pendapat orang lain.. beda kepala beda isi woii...

piss!
gharonk wrote on May 8
makanya bersyukurlah kita ga punya ISA kayak malaysia dan singapore
gharonk wrote on May 8
elu murah, lemah, dibeli orang
salah satu ciri orang lemah adalah yang selalu mengeluh, hehehehe
buddybuckers wrote on May 8
Ya, selebihnya mari kita berpikir dan beraksi menurut agama dan kepercayaan masing masing?

Apa yg sdh kita berikan untuk negeri ini?



pipipego wrote on May 8
gua baca dulu ah... hihihihi...
pipipego wrote on May 8
Lihat spiritnya bung..
dilihat secara kultur emang udah beda.. jadi menurut gw ga ada gunanya membandingkan sama negara-negara itu, karena pola pikir masyarakat (secara mayoritas) aja udah beda.. walaupun bukan berarti kita hopeless, kita bisa merubah pola pikir diri sendiri dan orang-orang terdekat disekitar kita..

ini menurut gua yah..
pipipego wrote on May 8
gharonk said
tidak hanya mengeluh dan mengeluh...
mengeluh sekali jangan diasosiasikan menjadi "selalu" dan seakan-akan hanya itu yang dilakukan dong.. heheh.. soal AKSI, menurut gua setiap orang bebas melakukan AKSI sesuai cara yang dia mau, sesuai kemampuan dia dan dorongan hati nuraninya.. dan tiap orang punya cara sendiri-sendiri..

untuk hal ini saya setuju sama anda, om.. :D
pipipego wrote on May 8
Apa yg telah kita berikan untuk bangsa ini?

pertanyaan yang sama gua lempar lagi ke elu..
hahaaa..
pipipego wrote on May 8
gharonk said
musti diimbangi dengan berbuat positif, misalnya kalau memang punya duit yah bantu lah mereka beli kompor gas supaya ga ngantri atau memberi beasiswa anak usia sekolah yang ga mampu, kalau memang bisa mengajar yah mengajar, kalau memang bisa bikin buku yah bkin buku, sekecil apa sumbangan buat negeri ini pasti berarti
untuk yang ini saya setuju ama elu, om!
semua kembali ke diri kita masing-masing.. sebenernya kita semua concern ama bangsa ini tapi diungkapkan dengan cara yang berbeda-beda.. ok?
pipipego wrote on May 8
gharonk said
berproduksi (menghasilkan barang yang bernilai jual)
asal jangan entar klo udah laku keras di pasaran trus lupa untuk memberi kontribusi buat lingkungan sekitar yang membutuhkan yah..!!
pipipego wrote on May 8
di indo ngurusi pesawat aja bolakbalik nyungsep
hahahaa.... untung bukan gua didalemnya!
gharonk wrote on May 8
insyaallah selalu ada rejeki buat orang miskin dalam setiap bulan penghasilan saya... namun ini tidak etis diceritakan
pipipego wrote on May 8
gharonk said
selalu ada rejeki buat orang miskin dalam setiap bulan penghasilan saya..
dan gua yakin banget kita semua pun begitu... itu udah kewajiban, dan menurut saya itu adalah hal yang paling sederhana yang bisa dilakukan..
gharonk wrote on May 8
ga semua sih...

kakak gue yang gajinya pas pasan tentunya kemampuannya terbatas buat menyumbang sesuatu buat orang miskin

pun kalaupun kaya, ga semuanya menyumbang, sebagian malah pelit... ini realitasnya
pipipego wrote on May 8
gharonk said
tentunya kemampuannya terbatas buat menyumbang sesuatu buat orang miskin
iya.. makanya gua bilang sesuai kemampuan masing-masing..
tapi menurut gua ini udah kewajiban.. yang membedakan hanya nominal
akadie wrote on May 8
Mari berkarya sesuai dengan apa yang kita mampu dan dapat kita laksanakan sebagai salah satu bentuk cacian kita terhadap bangsa ini, mari membenahi yang harus di benahi dan meneruskan yang memang harus di teruskan ( baik ) ... karena negara ini butuh karya nyata dari kita semua...agar kita tidak terus terpola menjadi agen perubahan meja diskusi saja...
gharonk wrote on May 8
hehehehe mana mejanya pals? kakakakka udah ah mau wisata kuliner dulu mumpung balikpapan cerah sekali dan indah

ada yang mau ikut
pipipego wrote on May 8
akadie said
.. karena negara ini butuh karya nyata dari kita semua...
seeepp... setuju! mulai dari diri sendiri dan se-sederhana apapun yang penting berusaha memberikan kontribusi.. go go go!!
pipipego wrote on May 8
gharonk said
ada yang mau ikut
bungkusin aja.. kirim kesini, okay!?
akadie wrote on May 8
mejanya ada di otak kita tentunya brig,,,Kita adalah manusia beradab yang akan memaknai apapun sebagai sebuah kesadaran bahwa Melawan Lupa…! adalah cara terbaik untuk menjadikan diri kita lebih beradab dan lebih bisa belajar untuk peradaban yang lebih baik. 11 orang meninggal dan beberapa luka-luka, 3 orang ditahan dan dinyatakan sebagai tersangka, 8 orang polisi dinon-aktifkan dan beberapa lagi adalah ketidakpastian. Kita sadar akan keterbatasan memori kita sebagai manusia untuk berubah, untuk tidak diam, untuk tidak lupa dan tak melupakan. Bukankah man totet den geist nicht… manusia tidak akan bisa membunuh jiwa (hasrat). Kematian hanyalah suatu media untuk melahirkan kehidupan yang baru sebagai sebuah dialektika alam.!

...heheh ikut dong wskul gwa...
pipipego wrote on May 8
akadie said
Melawan Lupa…! adalah cara terbaik untuk menjadikan diri kita lebih beradab
padahal aku lupa aku luka.. hahahaaa..
seriously, terkadang melupakan sesuatu bisa jadi pelarian..
dan itu ngga selamanya bener untuk dilakukan..

**adakah kampanye anti lupa...
akadie wrote on May 8
hahahha Koil..yes..melupakan hal buruk yang pernah kita lakukan dan kembali kita melakukan nya hehehhe membosankan yah...

kampanye anti lupa yang absurd ..hehehhehe
pipipego wrote on May 8
akadie said
melupakan hal buruk yang pernah kita lakukan dan kembali kita melakukan nya hehehhe membosankan yah...
he he he...
klo itu berarti udah bawaan orok, bos.. ;)
triemesmerize wrote on May 9
bahasannya berat.. saya dr td cuma bolak balik komen..bilang mo bilang apa.. :D
pipipego wrote on May 9
bilang mo bilang apa.. :D
maksud kamu bingung mo bilang apa.. gitu..?
hehehe..
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help