Ini kisah nyata, dialami oleh temen gw sendiri.. Dia bahagia sekali ketika dapet hadiah dari suaminya berupa buku.. tapi kebahagiaan itu sekejap berubah jadi tangisan ketika dia tau bahwa buku itu ternyata
tidak baru (sudah tidak berplastik dan didalamnya terdapat coretan-coretan pensil dari pembaca sebelumnya) ..
.. dan sekarang, lembar demi lembar dari buku itu sudah berakhir di mesin penghancur kertas di kantor..
Cerita lain justru baru saja terjadi kemarin.. ketika kantor kita kedatangan "tamu tak diundang" .. usut punya usut, ternyata tamu itu adalah istri dari salah seorang staf kita yang sedang proses cerai.. entah dengan maksud apa dan bagaimana kisahnya, akhirnya mereka bertengkar di parkiran sampai harus dilerai oleh pak satpam....
dan OB kantor meminjam duit 20 ribu untuk memberikan ongkos pulang ke tamu tak diundang tersebut ... Saya hanya bisa support temen saya yang dikasih buku bekas dengan membiarkannya menghancurkan lembaran kertas bekas itu di mesin.. dan mendengarkan keluh kesahnya lewat YM hari demi hari.. terkadang sampai bingung harus menjawab apa, karena ceritanya mirip-mirip sama cerita sebelumnya..
Saya juga siap-sedia untuk bungkam dan bersekongkol dengan staf yang proses cerai itu.. Jadi, ketika tamu tak diundang menanyakan nomor telpon staf kantor yang sebentar lagi jadi mantan suaminya, saya hanya bilang "masih nomor lama, bu.." (padahal nomornya sudah ganti 2x) ...yah..mungkin ini adalah salah satu hal terbodoh yang pernah saya lakukan...
miris ya? betapa suatu hubungan bisa menjadi begitu menyedihkan.. dan betapa terkadang laki-laki bisa menjadi makhluk yang begitu ajaib.. sama ajaibnya dengan perempuan di mata mereka.. hahaaahahaa....
thanks to Adi atas bantuannya memilih judul.. hahahaa...