pipi's posts with tag: madness

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag madness
Blog EntryThe Taxi Driver StoryJul 2, '08 10:41 PM
for everyone
I’m just so glad that the busiest moments at my office has finally ended successfully, thank you God! Dan pagi yang cerah ini mengingatkan gw akan cerita seorang supir taksi yang nganterin gw dari Airport ke rumah hari Jumat kemaren.

Gw ngga pernah ada niatan ngajak itu bapak-bapak ngobrol. I was only asking his permission to smoke. Because that day I was in a total rush and did not get a chance to smoke at all. Dan ketika akhirnya gw berhasil duduk dengan tenang didalam taksi itu, gw beranikan diri nanya ke dia “Pak, boleh ngga usah pake AC ya? Saya mau ngrokok.”

Tau ga dia jawab apa? Gak papa Mbak, asal saya dikasih rokoknya saya bolehin Mbak ngrokok..” Buset dah, baru kali ini gw dapet jawaban sepolitis dan se-“ngga mau rugi” begitu, hahaaa... Ya gw kasih lah tu rokok “Tapi rokonya menthol, Pak. Kalo suka ambil aja. Nih..” sambil gw sodorin satu pak rokok mild hijau gw, plus koreknya. ”Wah, enak juga ya rokok menthol ternyata..” katanya.. Ya ampun, Pak.. kalo ngga enak saya udah berenti dari kemaren-kemaren...!!

Like always, dia mulai nanya asal gw darimana, aslinya orang mana.. Who cares, gw jawab aja semaunya dengan menegaskan bahwa gw bukan WN keturunan seperti yang dia kira, (alasan keamanan gitu lho...) Tapi gw sempet hepi krn dia pikir gw masih berumur 23-25 tahun (harus di "bold" neh, hahahaa..) 

Dan penderitaan pun dimulai.. Si bapak itu nyerocos terus seputar kehidupan dia yang ugal-ugalan, and I can’t hardly wait to reach my home, before my brain blows out!

He’s a father of 8 children. Suatu hari beberapa tahun lalu, dia dapet penumpang ibu-ibu cantik putih dan bahenol (kata dia sih...) yang udah nikah belasan taun tapi ngga bisa punya anak. Singkat cerita (versi si bapak supir, yang gw ngga tau bener atau bohong) itu perempuan minta dikasih 1 dari 8 anak yang dimiliki si supir.

Setelah discuss (ceile discuss...) ama istrinya, ternyata Pak supir ngga diijinin sama istrinya untuk melakukan hal gila itu (ya jelas lah!! semua istri waras pasti ga bakal ngijinin!!). Malah istrinya bilang ”kamu tu gila, ngga waras mau ngasih anak kita ke orang lain..!”

Sayangnya, duit yang dikasih sama perempuan itu untuk keluarga pak supir udah habis ludes dipake ama istrinya. Dengan alasan etika dan moral, si supir tetap memenuhi janjinya untuk memberi perempuan itu anak. Tau sendirilah caranya bagaimana. The amazing part (atau should I say, stupid part?) is.. Si suami perempuan itu ikhlas aja membiarkan istrinya have sex with him… yup, dengan bapak supir kita. Dan ternyata jadilah seorang anak laki-laki, yang untungnya ngga nurun si bapak supir tapi nurun ibunya. 

Menurut Pak supir, sampai sekarang perempuan itu akur-akur aja sama suaminya, dan sering maen ke Surabaya. What about the boy? Katanya sih, Pak Supir diakuin sebagai ”sodara jauh” dari keluarga mereka. Shitttt... pro-kontra banget yah.. Dan ketika si pak supir nanya ke gua ”Mbak nanti klo punya anak maunya laki apa perempuan?” gw jawab sekena'nya aja.. ”Maunya laki, Pak..” trus dia ngajak salaman, katanya biar entar dapet laki beneran! No way..!!  Gila aja!

Gw inget banget.. his last speech, sebelum masuk gerbang perumahan tempat gw tinggal adalah “Wesh ta Mbak, hari gini lebih baik selingkuh daripada pake sabu-sabu atau narkoba laen. Kalo selingkuh ngga ditangkep polisi, kalo ngobat bisa masuk penjara, Mbak!!”

What the hell, I wish I never ask his permission to smoke..
But thank’s anyway for thinking I’m still 5 years younger, hueheueee… 



Blog EntryMakhluk Ajaib?Jun 6, '08 5:33 AM
for everyone
Ini kisah nyata, dialami oleh temen gw sendiri.. Dia bahagia sekali ketika dapet hadiah dari suaminya berupa buku.. tapi kebahagiaan itu sekejap berubah jadi tangisan ketika dia tau bahwa buku itu ternyata tidak baru (sudah tidak berplastik dan didalamnya terdapat coretan-coretan pensil dari pembaca sebelumnya) .... dan sekarang, lembar demi lembar dari buku itu sudah berakhir di mesin penghancur kertas di kantor..

Cerita lain justru baru saja terjadi kemarin.. ketika kantor kita kedatangan "tamu tak diundang" .. usut punya usut, ternyata tamu itu adalah istri dari salah seorang staf kita yang sedang proses cerai.. entah dengan maksud apa dan bagaimana kisahnya, akhirnya mereka bertengkar di parkiran sampai harus dilerai oleh pak satpam....  dan OB kantor meminjam duit 20 ribu untuk memberikan ongkos pulang ke tamu tak diundang tersebut ...

Saya hanya bisa support temen saya yang dikasih buku bekas dengan membiarkannya menghancurkan lembaran kertas bekas itu di mesin.. dan mendengarkan keluh kesahnya lewat YM hari demi hari.. terkadang sampai bingung harus menjawab apa, karena ceritanya mirip-mirip sama cerita sebelumnya..

Saya juga siap-sedia untuk bungkam dan bersekongkol dengan staf yang proses cerai itu.. Jadi, ketika tamu tak diundang menanyakan nomor telpon staf kantor yang sebentar lagi jadi mantan suaminya, saya hanya bilang "masih nomor lama, bu.." (padahal nomornya sudah ganti 2x) ...yah..mungkin ini adalah salah satu hal terbodoh yang pernah saya lakukan...

miris ya? betapa suatu hubungan bisa menjadi begitu menyedihkan.. dan betapa terkadang laki-laki bisa menjadi makhluk yang begitu ajaib.. sama ajaibnya dengan perempuan di mata mereka.. hahaaahahaa....



thanks to Adi atas bantuannya memilih judul.. hahahaa...




Blog EntryTentang AmbisiMay 16, '08 5:39 AM
for everyone
Ketika kita mendapatkan kehidupan yang cukup nyaman (a well-paid job, nice family, nice home, nice cars maybe), maka mulai sejak itulah kita akan melihat betapa yang namanya waktu berlalu begitu cepat tanpa menyisakan apapun bagi kita. Lalu kita terdiam ketika bertanya pada diri sendiri, "waktu sudah berlalu, tetapi apakah tujuan hidup sudah terpenuhi?"

Buat yang pada kerja di kantoran, weekend seharusnya jadi moment yang paling ditunggu. Karena disaat inilah kegiatan-kegiatan yang "terhambat" karena aktivitas kantor pada akhirnya bergiliran dilaksanakan. But wait a minute. Is that the true function of life?

comfortable.. that's how your life might be..
But is it fulfilling?
Think Again. 'cos life is an illusion..
and you will always need an Ambition..



All these problems on my mind
Make it hard for me to think
There is no way I can stop
My poor brain is gonna' pop

And I don't have a purpose
Scattered on the surface
I need to find some peace

(Weezer - Peace)


Have a miserable Weekend Everyone! ha ha ha....










"dipenjara karena menulis dengan hati"

Waktu lagi iseng browsing ke salah satu blog, ga sengaja terbaca ungkapan hati seorang wanita Malaysia bernama Marina Lee Abdullah, istri dari salah satu orang paling terkenal di Malaysia saat ini (probably also most popular around the Malaysian blogging world today) "Raja Petra Kamarudin" alias RPK. Gua cuman ada 1 pertanyaan.. "Why the hell is Malaysian police so cruel to foreigners??"

Who ?

"Raja Petra Kamarudin.". a.k.a "RPK" adalah salah satu pengelola blog "Malaysia Today" dan pada salah satu tulisannya yang dimuat di situs tersebut pada tanggal 25 April 2008 dengan judul "Let’s send the Altantuya murderers to hell" , RPK menuangkan kekesalannya terhadap hasil sementara dari pengadilan seputar pembunuhan sadis nan tragis seorang wanita professional escort asal Mongolia bernama Altantuya Shaariibuu yang terjadi di bulan Oktober 2006, dan konon melibatkan beberapa orang petinggi Malaysia dan oknum polisi, diantaranya Najib Razak (who is also known as Najib Abdul Razak) yang ketika itu masih menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia.

And Now What?

Well.. Akibat tulisannya tersebut, pada tanggal 6 May 2008 kemarin, RPK ditahan oleh pihak pemerintah Malaysia karena dianggap telah menyebarkan fitnah dan hasutan terhadap orang-orang tertentu di pemerintahan Malaysia. Walaupun demikian, kejujuran yang diungkapkan oleh RPK banyak menuai dukungan dari berbagai pihak sehingga banyak masyarakat yang bersimpati terhadap RPK.

Meskipun dukungan moril maupun materil dalam bentuk donasi terhadap RPK dan keluarga terus-menerus bertambah, RPK sempat menolak untuk membayar denda yang akan membebaskan dirinya dari penjara Sg. Buloh, ia bahkan menolak untuk bertemu dengan istri dan keluarga yang datang berkunjung dan sempat melakukan aksi mogok makan. Namun update terakhir menyebutkan bahwa ia sudah menyetujui pembayaran denda tersebut setelah bertemu istrinya siang ini.

What Exactly Does He Wrote?

Tulisan selengkapnya bisa dibaca sendiri disini. Sepintas setelah saya baca, terlihat jelas bahwa RPK mengecam keras pihak pengadilan Malaysia. Ia bahkan menganggap "the trial is a show-trial" karena menurutnya banyak keanehan demi keanehan yang terjadi selama proses persidangan. Mulai dari beberapa kali pergantian jaksa dengan alasan yang tidak jelas, serta pengunduran waktu yang terlalu lama dengan alasan kebutuhan untuk mempelajari kasus lebih lanjut.

Selain itu, RPK juga menyebutkan perihal lenyapnya berbagai bukti seperti foto Razak bersama Altantuya dan tulisan tangan Razak saat melancarkan usaha perolehan visa bagi Altantuya yang semuanya tiba-tiba menghilang. Menurut RPK, bukti-bukti tersebut memang sengaja disimpan oleh Abdullah Ahmad Badawi (PM Malaysia). RPK dengan gamblang menuliskan "This is about the Prime Minister of Malaysia withholding crucial evidence in a murder trial.."

Bottom Line

whoa.. clap your hands guys.. he is one crazy writer isn't he..!!?? brave enough to speak his mind, i think. . Brave enought to defend the truth! And, buat yang udah baca artikel RPK, mungkin familiar dengan quote ini.. "opinions are like assholes -- everybody has one but no two are alike.."  hahaa... cukup masuk akal.. :D

Yang seru dong.. E-mail dari Din Merican (one of RPK's friend). yang mengungkapkan penyesalan pribadi Din atas beberapa tindakan brutal yang terjadi di Malaysia, terutama kekerasan terhadap warga asing yang juga terjadi sama orang Indonesia.. Mulai dari kasus karate sampe kasus TKW.

As Din said: "We are being viewed as arrogant by the Indonesians, Thais, Singaporeans, as well as by many of our neighbours. Now, we add to this list the Mongolians. How indecent and irresponsible of the PM and his Foreign Minister for not even acknowledging the receipt of letters from their Mongolian counterparts. Who are we protecting?"

hell yeah... kenapa juga baru sadar kalo arogan... hahaha..
and now my mind goes wandering..
what if the same thing happen in Indonesia?

**image taken from here

Blog EntryThe Ctrl+Z of LifeMay 2, '08 1:11 AM
for everyone

Gua selalu mikir gimana dan betapa enaknya kalo segala sesuatu di hidup ini bisa dibuat “UNDO” dengan cara segampang mencet tombol ”Control” dan huruf ”Z” (alias Ctrl+Z)..

Can life be cancelled that way?

Jawabannya jelas ngga bisa.. Anak TK juga tau, kaliii.. Salah satu tahap tersulit dalam rangka menjadi orang yang ”lebih” dewasa adalah mempertanggung jawabkan apa-apa yang telah kita lakukan dan ucapkan. Ngga percaya?  Coba inget-inget deh.. Sejak jaman SD aja kita udah dikasih pilihan yang paling simpel. Belajar atau nonton TV.. Kalo pilih belajar, ya besok ulangan mudah-mudahan bisa jawab. Kalo nonton TV, ya udah.. melongo aja sana didepan soal..

Itu cuman contoh sederhana. Dan pada kenyataannya, so far (baca: 29 taun gua hidup) begitu banyak perbuatan, keputusan maupun ucapan yang ”ternyata” (bego bener, nyadarnya telaaat??) harus dipertanggung jawabkan.. Beberapa dibuat secara sadar, dan beberapa mungkin dalam keadaan sedikit sinting.. hihihi.. The reasons were right, although the feelings might be wrong.. hehe.. (again.. mencari pembenaran!! Ga boleh tuh..)

Whatever it is.. enak ataupun ngga enak, terkadang kita harus menelan pil pahit yang namanya ”konsekuensi” .. Dan menurut gw, walaupun kita pernah (atau mungkin masih sampe sekarang) memilih untuk lari dari konsekuensi, pasti akan datang saat dimana kita udah ngga bisa lagi lari, dan pilihan satu-satunya adalah menjalani..

Gua jadi inget film JUNO.. Gw salut banget ama keberanian dia untuk ngga mengaborsi bayi yang dia kandung, walaupun usianya baru 16 tahun.. Dan cara dia menyampaikan kabar itu ke orang tuanya juga sangat-sangat patut diacungi jempol. Selain memberi kabar yang mengejutkan itu, Juno bisa menyampaikan hal yang paling penting.. Yaitu jawaban dari ”OK, ini udah kejadian... So, what are you going to do about it?”

Kita yang berani ambil resiko, kita yang memutuskan, kitalah yang berbuat, kita yang rasakan/jalanin akibatnya, maka kita jugalah pihak yang paling bertanggung jawab..!!
 

Fix your own mess!


Blog EntryTips: How To Be A LOSERApr 28, '08 1:25 AM
for everyone
Who wants to be a loser..?
no one.. of course..

Tapi dibawah kesadaran, kita pasti sering melihat ciri-ciri dibawah ini melekat di sesorang (atau mungkin bahkan melekat di diri kita sendiri, ouch...!)  Well, just in case any of you are already tired of being a winner for so long, here are the tips to be a loser.. hueheuee... silahkan dicoba jika berminat..

1) Lupakan keinginan untuk punya pekerjaan yang layak untuk bisa bertahan hidup. Seorang pecundang sejati tidak pernah mau mengorbankan waktunya dari jam 8 pagi sampe jam 5 sore hanya untuk berada di kantor melakukan pekerjaan demi mendapat gaji, sementara ia bisa meminta uang ke teman-teman dan sodaranya..

2) Tidurlah sepuasnya.. segala sesuatu yang penting biasanya banyak terjadi sebelum jam makan siang. Jadi, usahakan jangan bangun sebelum jam 1 siang, karena pecundang sejati tidak peduli dengan berita terbaru..

3) Perbanyak omong kosong.. Ceritakan ke teman-teman bahwa kamu punya plan A, B, bahkan kalo perlu sampe Z.. Lalu berikan mereka waktu untuk menyadari bahwa tidak satupun dari plan itu kesampaian. Kalo perlu, minta duit buat modal ke mereka, tapi sebagai pecundang kamu harus habiskan duit itu untuk beli barang yang betul-betul tidak penting..

4) Hindari jalinan persahabatan.. Kalo mau jadi pecundang, kamu tidak boleh memiliki sahabat. Bicaralah dengan kasar ke semua orang, atau kalo saat ini kamu sudah punya sahabat, bisa dicoba untuk menggoda pacarnya atau berbohong tentang sesuatu.. supaya dia menjauhi kamu..

5) Jangan pernah tertarik untuk punya kegiatan diluar rumah (atau tepatnya diluar kamar). Kalo bisa jangan bekerja, jangan kuliah, jangan sekolah, dan lengkapi kamar kamu dengan 1 unit komputer dengan akses internet cepat dan 1 unit televisi berwarna lengkap dengan 1 mangkuk cemilan dan tentu saja database situs porno terbaru (hahahahaaa....)..

Dan untuk melengkapi tips hari ini, berikut adalah potongan yang diambil dari sebuah buku berjudul "Satu Tiket ke Surga" karya Zabrina A. Bakar, tepatnya di halaman 56.. tapi, jangan khawatir.. ini masih tentang bagaimana menjadi pecundang :

Untuk jadi pecundang, kalian harus hidup tanpa keinginan untuk berhasil. Unttuk diri kalian sendiri tidak, untuk keluarga kalian tidak, untuk agama kalian juga tidak. Tidak ada target, tidak ada tujuan, tidak ada dorongan. Hidup kalian mandek. Tidak ada hal menarik yang kalian alami, karena bagaimanapun juga tidak ada yang menarik minat kalian.

Kalian selalu mengeluh tapi tidak mau repot mencari pemecahan. Kalian merasa bahwa semua hal dan semua orang menentang kalian. Dan keadaan itu, pokoknya tidak bisa kalian apa-apakan.

Kalian pergi ke kantor, atau sekolah, lalu pulang kerumah.Hari berikutnya, kalian pergi ke kantor lagi atau ke sekolah lagi, lalu pulang kerumah lagi. Kalian biarkan keputusan-keputusan dalam hidup kalian diambil tanpa pertimbangan. Atau, lebih buruk lagi, kalian biarkan orang lain mengambil keputusan untuk kalian.

Kalian menjadi penumpang, dan bukan pengemudi bagi hidup kalian sendiri. Bagi kalian, hari ini tidak beda dengan hari kemarin. Dan besok pun akan sama persis dengan hari ini.

.....

Wuahhh... a bit speechless at this moment..
so, ada yang mau jadi pecundang?




These tips are compiled from here, also from here, and from this book...)
**dan tidak untuk ditanggapi secara serius!! hehehee...

image taken from here..

ReviewReviewReviewDEDICATIONApr 6, '08 11:38 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
"DEDICATION"
Release Date: Sept 21, 2007

Film keren nih.. Ceritanya tentang seorang penulis buku anak-anak bernama Henry Roth (dimainkan oleh Billy Crudup). Seorang cowok sinis, depresi, putus asa, dan punya berbagai macam kebiasaan aneh! Gak berani naek mobil karena dia yakin bakal mati kalo naek mobil, sangat-sangat insecure sampe kalo tidur diatas perutnya harus ada setumpuk buku-buku tebal, dan gak berani melakukan apapun yang searah jarum jam..

Cerita sebenernya dimulai setelah ilustrator yang juga menjadi sahabatnya meninggal karena tumor.. seorang pria tua bernama Rudy Holt (dimainkan oleh Tom Wilkinson) yang menemukan inspirasi tokoh komik untuk anak-anak berjudul "Marty The Beaver" setelah nonton film bokep dimana ada adegan ketika si cewe ngomong.. "aahh.. come on touch my beaver..." hahahahaa....

Setelah Rudy meninggal, sementara komik itu harus terbit dalam waktu 1 bulan.. Pihak penerbit memutuskan untuk mencari ilustrator baru. Dan pilihan jatuh kepada seorang wanita mellow bernama Lucy Reilly (yang jadi si Mandy Moore) yang harus kerjasama dengan Henry..

Nah... penasaran dong.. apakah hubungan antara Henry dan Lucy yang sama-sama aneh dan nyentrik ini bisa berhasil ataukah malah gagal...?

**walaupun ceritanya lumayan, tapi saya kasih cuman 3 bintang karena kurang sreg sama tokoh Lucy yang dimainin sama Mandy Moore.. kenapa harus Mandy Moore? she's to sweet! Kurang gothic, kurang depressed, dan terlalu imut-imut.. Sementara pemeran Henry juga kurang sinting, mustinya cari yang kaya Thom Yorke gitu.. hahaa.. pasti keren... (versi gw sendiri neh...)

Rudy: You know what life is?
Henry: Life is a horrible little giggle in the midst of a forced death march towards hell.
Rudy Holt: No it isn't.
Henry: An interminable wale of grief...
Rudy Holt: No. Life is a single skip for joy...


Blog EntrywhyFeb 12, '08 10:37 PM
for everyone
does.. today.. all i wanna hear is.. distortion.. one after another.. screams, head bangin' and guitar slammin' with maximum volume to blow up my ears????

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help