pipi's posts with tag: pengen aja

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag pengen aja
Blog EntryKebencian Adalah KeharusanJun 20, '08 4:18 AM
for everyone
Sejak kapan kebencian menjadi sebuah keharusan?

Bunga (bukan nama sebenarnya) mengeluh karena pacarnya selalu membandingkan dirinya dengan cewe lain yang punya gaya dandan tersendiri yaitu rambut poni lempar (dan non-lempar) yang dipajang bersama kaca mata ekstra lebar. Selain urusan dandan, Bunga juga sering denger cowonya memuji gaya menulis cewe-cewe itu di blog yang katanya cerdas, berwawasan dan kritis! (versi sang pacar, tentunya..)

Akhirnya, Bunga memutuskan untuk membenci setiap remaja wanita yang dandan dengan gaya tersebut. Kenapa Bunga? Kamu seharusnya bisa banyak belajar dari mereka yang imut, cute dan yahud itu!!! Setidaknya belajar melempar poni.. 

Lucu lagi kisah si Polan dan Badu. Dua pemuda ini share 1 kamar kos demi menghemat pengeluaran bulanan ortu mereka. Keduanya kebetulan masih jadi mahasiswa. Polan adalah tipe remaja idaman masa kini. Mulai dari kaos junkies gambar band favorit, HP dengan pemutar musik, ngga ketinggalan laptop ber-wifi yang bisa ditenteng kalo mau nongkrong di cafe-cafe. Begitu juga dengan pilihannya untuk menyukai musik emo dan indie dalam negeri. Alasan dia: ”Habis... hip metal udah ngga keren lagi sih.. dan dengerin Indie dong, biar ngga pasaran!?” katanya.

Sementara si Badu tipe pemuda seadanya. Kaos gombrong, jeans butut dan sandal gabus. HP dari dulu sampe sekarang masih itu-itu saja. Dia cukup hepi main game seadanya di PC yang njogrog di sudut kostnya. Urusan musik pun ngga neko-neko. Apapun yang bisa berhasil menggetarkan hatinya, ya dia suka. Mau itu koleksi emo si Polan, alunan lagu indie dari band di propinsi seberang, atau sekedar bersenandung bersama Ungu dan Peterpan.

Kadang-kadang kalo pas bosen dengerin Ungu, Badu suka nyolong-nyolong muter Kangen Band, katanya sih karena itu bisa klop sama situasi hatinya yang waktu itu menangkap basah cewenya lagi jalan gandengan tangan bareng ketua UKM pencak silat. Mau dilabrak tapi Badu belum siap jurus apapun! Jadi, setiap denger ”tapi... kamu kok selingkuh...” Badu langsung merasa punya temen sehati!

Tapi jangan coba-coba dengerin Kangen Band pas ada Polan. Bisa langsung tuli psikologis lah Badu diceramahin seputar ”menjadi remaja masa kini” versi Polan yang benciiii banget ama Kangen Band. Walaupun pura-pura sepakat sama Polan, sebenernya Badu ngga ngerti kenapa kalo mau dibilang keren kok harus benci sama Kangen Band. Badu emang katrok, tapi dia ngga menemukan hubungan antara keren dan selera musik. Peraturan dari mana itu, Badu menunduk sedih. Teringat sinetron Kangen Band yang dia tonton di RCTI. Dan ia mulai menulis pertanyaan:
 
Kapankah kebencian menjadi suatu keharusan?
Apakah ketika manusia kehilangan perasaan?
Apakah ketika kita bersedia dikotak-kotakkan?
Apakah ketika manusia menolak terjadinya perbedaan?

Sejak kapan kebencian menjadi keharusan?
Apakah ketika ketakutan mengalahkan keberanian?

Apakah ketika akal manusia sulit dikendalikan?
Atau ketika nafsu sudah menghilangkan kesadaran?


**have a nice weekend everyone!
see you all next 2 weeks..
i'm taking a week off!!

 


Blog EntryMenyampaikan Berita Busuk!Jun 18, '08 4:55 AM
for everyone

Menyampaikan berita yang kurang menyenangkan ke orang lain tentulah bikin jidat berkerut. Apalagi, gw termasuk orang yang gampang banget terenyuh alias ga tega. Menjadi tegas bisa dibilang adalah perjuangan seumur hidup bagi seorang Pipi. Sayangnya, kerjaan gw sekarang sering memaksa gw berjuang lebih keras untuk berani menyampaikan kabar busuk.

Beberapa bulan yang lalu gw sempet kalang kabut karena harus menghadapi petugas cleaning service yang sering bikin masalah. Orang kantor gw pada complain dan minta supaya bapak itu dipecat. Bagi gw sendiri sih kelalaian si bapak itu bukan masalah besar karena gw jenis orang dengan tingkat toleransi tinggi (sehingga cenderung tolol, ngga teges dan sering dimanfaatkan), walaupun kecenderungan itu sering menyusahkan diri sendiri, hehe...

Dan akhirnya keluar juga kalimat itu..

Pipi: Maaf ya Pak, ini hari terakhir Bapak kerja disini. Maaf, tapi ini keputusan dari bos di Jakarta yang kebetulan kemarin datang kesini dan melihat bahwa Bapak tidak datang untuk membersihkan pantry. --> ini bohong... ga ada bos dateng dari manapun.. ini alasan gw aja..!!

Bapak CS: Iya Bu, maaf. Kemaren orang tua saya meninggal. Makanya kemaren siang saya ngga bisa dateng kesini. Saya kan udah pamit ke OB-nya Ibu, apa tidak disampaikan ya?

Oooooh shit… dengan wajahnya yang memelas itu, dia menjawab kabar busuk gw dengan berita lain yang jauh lebih busuk. Tapi karena sebelumnya dia sering ngga dateng walaupun ngga ada siapapun yang meninggal, gw tetep harus memecat dia.

It's just a bad timing, I guess.

The same thing happened when I have to reject some quotations. Come on, this is the real world where companies can only accept 1 (ONE) offer from 1 (ONE) supplier. Dan itu berarti.. I’m the one who have to say “Sorry… anda tidak terpilih..” ke mereka-mereka yang, .. well.. ummm.. memang tidak terpilih!

It will be so much easier if those who submit their quotations are not your friends. Tapi dasar emang gw doyan ngumpulin temen-temen, akhirnya (lagi-lagi) gw kena batunya. Breaking bad news to people you don’t know truly sucks.. Apalagi ke temen-temen sendiri?

Saking bingungnya, gw ber-googling ria mencari tips dan trik untuk menghadapi masalah ini. And guess what guys, this is the only one I can find: “When a person receives bad news they often just appreciate having someone with them- even if you cry with them.

But  if someone goes totally crazy and does something dangerous like throw furniture, leave the room immediately and wait for the person to calm down.”

Astaganaga, tips trik macam apa ini!?!?





Blog EntryAgoni UntukmuJun 16, '08 11:29 PM
for everyone
      
               dengkuran nafas berbalut agoni
                    tanpa cinta, absen makna
               kepuasan = penggalan mimpi
         kau menduga, bertanya mengapa

          matahari tergulung awan
             ketika senja terkubur kilatan
                         kau kini "semu dalam debu"
                      menderu lalu termangu
              kau kehabisan tempat mengadu!

             ini bagimu yang tidak cantik
                    kau harus bahagia!
         hanya untukmu yang bertemu cahaya
        pasca sengsara-duka-derita




**weitss...
jadi juga puisi dadakan gua, hahaa...
makasih bang ramok, saran judulnya
more advice, anyone?




Blog EntryMy Blog.. My Road.. My Mirror..May 7, '08 12:08 AM
for everyone
a (not so) wise man once said...

"..stop starring at the damn monitor ..
.. and start spending some time with real people
in your real life..."


bagi kita yang sudah nyaris addicted dengan mainan blog, kalimat diatas pasti sering terdengar.. tapi jangan sedih, kamu ga sendirian kok.. mainan blog yang udah seperti trend sekarang ini, kadang memaksa peminatnya untuk terus-menerus berteriak dalam keheningan "look at me..! look at my page, look at my posts..! and don't forget to leave a comment..!" (which include me, sadly...)

yah.. sepertinya himbauan diatas akan tetap menjadi himbauan semata.. yeah, at least that's what I'm trying to do.. that's right.. we hear ya, but we ain't listening.. yet! lagipula.. mainan blog bukan berarti kita jadi anti-sosial kok, semua ada waktunya sendiri-sendiri..

  so... why are we keep on doing that..?

alasan pertama.. bisa jadi kita mengidap scribomania, yang dalam konteks psikiatrik bisa diartikan sebagai a morbid mental condition characterized by the writing of long successions of unconnected meaningless words.. damn.. semacam gangguan mental dong? apapun lah artinya, tapi yang jelas gua kurang setuju sama 2 kata terakhir.. "meaningless words.."

'coz we ain't that sick you know.. Walaupun terkadang memang ada yang "meaningless" but that doesn't mean that all our writings deserve the same notation!?

okay, terlepas dari apakah kita mengidap scribomania atau tidak, bagi kita yang gemar (dan mungkin addict) mainan blog, pasti punya berbagai alasan.. ada yang bilang.. blog gua adalah tempat sampah gua.. ada juga yang ngrasa "gua maenan MP buat self-exploration, curhat, introspeksi.. karena bisa sharing dan dapet input dari orang lain.." whatever it is.. apapun alasan kalian, so far.. it all make sense to me..

what's my reason?
hmmm.. apa yah?

yang jelas, gua butuh media untuk menampung apa-apa yang ada di pikiran.. to create something that satisfy this "hollow" part inside me.. (walaupun gua ga tau juga kenapa itu "hollow-part" bisa ada disitu..!?!) ..

and as a bonus, blogging juga memungkinkan gua (dan kalian semua deh kayanya..) untuk berbagi dan bersosialisasi diantara himpitan waktu yang semakin sempit, karena salah satu prinsip gua adalah ga ada ruginya nambah temen.. dan yang jelas, untuk menghilangkan rasa bosan yang tak kunjung reda..

i think the point is.. blogging can be a road to self-actualization..
so.. what's your reason?

ReviewReviewReviewReviewVisual DNA - Personality Test!Apr 29, '08 10:45 PM
for everyone
Category:Other
Visual DNA Test!!
ayo.. coba-coba...
this test represent our visual DNA
dan sebagian cocok lho!!

1) Easy Rider
(kaya merek CD :p)

2) Escape Artist
(artis kesasar?)

3) Junkie Monkey
(i don't do drugs!)

4) Love Bug
(love buzz ajah!)





Blog EntryMelawan Rasa TakutApr 29, '08 6:32 AM
for everyone


“There are four ways you can handle fear

Go over it, under it, around it, or put it behind you

If you are ever to put fear behind you

you must walk straight through it

And once you put fear behind you,

leave it there!" 


~Donna A. Favors



Fear
.. alias rasa takut.. apakah itu dan mengapa efeknya sangat besar bagi kondisi tubuh maupun kejiwaan seseorang? kalo menurut ilmu biologi, manusia memang sengaja diberi rasa takut sebagai antisipasi dari hal-hal yang bisa "membahayakan" dirinya sendiri.. rasa takut merupakan rangsangan supaya bisa menyelamatkan diri.. this is called "healthy fear"..

Tapi bagaimana dengan rasa takut yang harus dilawan? yang lebih menjurus kepada psikologi seseorang.. seperti pernah dibilang ama temen saya, "fight your fears" .. katanya..  Beberapa rasa takut yang sering muncul "tidak pada tempatnya" seperti takut bicara didepan umum, takut ditolak, takut ketinggian, takut malam pertama (hihihi.....) dan yang paling parah adalah ketakutan akan kegagalan.. fyuh, so lame..!! ibarat kalah sebelum bertanding.. inilah jenis rasa takut yang tidak sehat!

So how to eliminate those misplaced fears!?
Yang saya dapat dari website ini, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan..

1) Paksa diri untuk berani bersosialisasi dengan orang lain, dengan begitu banyak hal yang bisa kita share dengan orang lain, termasuk juga hal-hal yang membuat kita takut.

2) Ciptakan kegiatan rutin yang cukup sering, sehingga lama-lama kita terbiasa dengan aktivitas yang rutin ini dan mulai mendapatkan rasa aman karena dengan rutinitas, kekecewaan akan perubahan dapat diminimalisasikan.

3) Memperkuat sisi kehidupan spiritual, dengan meyakini bahwa ada kekuatan yang selalu menjaga kita dimanapun kita berada. Dan bahwa apapun kesulitan kita, pasti ada jalan keluarnya selama kita mau berusaha.

4) Belajar teknik-teknik relaksasi. Misalnya dengan mengambil nafas yang dalam, supaya ngga cepet panik di saat-saat yang mendebarkan.. hehehe..

5) Hadapi rasa takut kamu. Yah, pada akhirnya rasa takut itu memang harus dihadapi. Mulailah dari hal kecil, terus pelan-pelan buka jalan ke hal-hal yang lebih besar. Misalnya kalo selama ini takut sama kecoak, ya mulai dilawan.. toh kalo dia udah kebalik pasti hopeless.. baru setelah itu hadapi rasa takut berhadapan dengan tikus!! hahaa... (tapi anehnya saya ngga pernah takut ama buaya.. terutama yang ada di darat.. )

Pada dasarnya, semua akan balik ke diri kita sendiri. Disaat kita merasa yakin bahwa ada rasa takut yang "tidak sehat" yang menghambat kemajuan kita.. Disaat itulah kita sudah mengambil langkah pertama untuk membunuh rasa takut itu sendiri.

Ada sebuah artikel menarik tentang menghadapi rasa takut gagal.. Silahkan diintip disini.. dan mungkin harus banyak-banyak nonton horor kali ya (tanpa nutup mata tentunya) atau nonton fear factor.. hehe..

"never let your fear get bigger than your faith"



source:
- abcnews
- whatitthinkabout
- pickthebrain

Blog EntryKnow ThyselfApr 23, '08 4:05 AM
for everyone
If we don’t know who we are,
how can we solve the mysteries of life
and help other people?

~Socrates

Bagi Socrates, memahami diri sendiri adalah proses yang lebih dari sekedar menantang daya intelektual. Tetapi merupakan sebuah gagasan, yang nantinya akan membentuk kehidupan dan kemampuan bersikap. Ia tidak pernah merasa puas dengan hanya menerima mentah-mentah berbagai petuah bijak yang konvensional, dan ia juga tidak mengambil kesimpulan atas segala sesuatu dari sisi luarnya saja. Tetapi ia selalu berusaha mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai "his real self" ..

Bahkan untuk seseorang yang mewarisi sederet emosi dan sifat-sifat negatif, ia berhasil mengelola supaya emosi dan sifat itu tidak mengontrol dirinya. Dan ketika ia menikah dengan seseorang yang juga emosional, ia  melihatnya sebagai peluang untuk bisa belajar betoleransi, belajar lebih bersabar dan menjadi rendah hati.

Tidak selamanya pendapat atau pemikiran kita adalah yang paling benar. Usahakan agar selalu kembali ke belakang dan melakukan evaluasi ulang terhadap pemikiran kita sebelum memutuskan apakah suatu opini atau keyakinan itu benar atau salah.

"Seek to know your real self and always seek fot the truth."

diambil dari sini

Blog EntryWhen to Think About What.. Apr 20, '08 11:55 PM
for everyone
When to Think About What..

kalo lagi di kantor?

think about your work, dan semua yang harus selesai..!!
jangan ditumpuk doang buat pajangan di meja biar kliatan rajin..
masa seharian cuman maenan blog, chatting and ngecek info film terbaru..
(this is a reminder, bukan nyindir siapa-siapa selain diri sendiri.. huheuee)

kalo lagi di rumah?
think about your family, dan apa-apa yang butuh diobrolin..
talk.. and talk.. and talk.. share.. share.. dan share..
inget.. "things we left unsaid will only taking up spaces in our head!!"
udah gitu, kayanya piring-piring kotor butuh dicuci deh.. dan baju kotor pun numpuk!
(this is also a self-reminder, bukan nyindir siapa-siapa..hihihi.. )

kalo lagi nongkrong?
think about yout friends, dan betapa moment itu harus dibuat berarti..
be a good listener.. be a mom, be a dad, be a sister, be a brother..
tergantung dari sudut pandang siapa kita diminta untuk ngasih pendapat..
share your stories, terimalah masukan dan kritik dengan lapang dada..
we constantly need them to remind us to stay on the track, right?
but don't forget to have fun.. 'cos this is what it's all about anyway...


fail to do that..?
your brain will pop-out due to overload burden...
totally fu**ed up, guarantee.. hehehee...

coba aja bayangin...
di kantor tapi kepikiran nongkrong..
di rumah tapi kepikiran bos marah..
nongkrong tapi inget rumah berantakan..

nah lo...

**sayangnya, buat diri saya sendiri hal ini juga masih dalam proses pengerjaan dan pelaksanaan.. dan ini tercetus karena saya lelah dengan pikiran yang selalu tercampur aduk..

ReviewReviewReviewPersonality Quiz!!Apr 3, '08 10:50 PM
for everyone
Category:Other
credits to this guy ... walaupun saya bete karena hasil kita sama untuk yang Superhero Quiz...!!!!

You are Green Lantern
























Green Lantern
95%
Hulk
75%
Wonder Woman
75%
Catwoman
65%
Spider-Man
65%
Superman
60%
Supergirl
55%
The Flash
55%
Iron Man
55%
Robin
50%
Batman
35%
Hot-headed. You have strong
will power and a good imagination.


Click here to take the Superhero Personality Test



-------------- Zamora Personality Test ----------------

kalo test yang satu ini, namanya Individual Attributes, dan membagi kepribadian kita dalam 10 bagian.. diantaranya tingkat intelegensi, energi, dan kedewasaan berfikir.. yaaaahhh... just for fun, yang jelek-jelek boleh lah mulai dikurangin!!

Image Hosted by ImageShack.us


informed by Ari..
took the test here..

TAROT QUIZ

this one.. i got it from my online buddy Alexast ... I am The Star


You are The Star


Hope, expectation, Bright promises.


The Star is one of the great cards of faith, dreams realised


The Star is a card that looks to the future. It does not predict any immediate or powerful change, but it does predict hope and healing. This card suggests clarity of vision, spiritual insight. And, most importantly, that unexpected help will be coming, with water to quench your thirst, with a guiding light to the future. They might say you're a dreamer, but you're not the only one.


What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.




MusicDewi Dewi - Begitu Salah Begitu BenarFeb 5, '08 4:48 AM
for everyone
nonton di TV bbrp hari lalu.. tinggal 2 orang ya?
tapi lagu yang ini lumayan enak... walaupun liriknya aneh...

Dewi Dewi - Begitu Salah Begitu Benar

aku bahagia dengar kata cintamu
tapi aku sedih menerima kenyataan
bahwa tak hanya diriku yg menjadi milikmu
bahwa tak hanya diriku yg menemani tidurmu

bahwa tak hanya diriku yg selalu
ada di hatimu selamanya

reff:
ini begitu salah tapi ini juga
begitu benar untuk aku yg dilanda
cintamu yg terus membakar aku
cintamu yg akhirnya membunuhku
BEGITU SALAH BEGITU BENAR Recycle Dewi-Dewi 

Blog Entrya question of faith ..Feb 4, '08 11:28 PM
for everyone
...waktu saya untuk menikmati usia dengan kepala "2" ga sampe setaun lagi ..

yeaahh great.... i only have less than a year to use the number "2" as a start to describe my age.. however, i never claim to understand what's the true meaning of birthday wishes.. it's like a reminder saying, "hey.. remember.. today, you're getting old..!!" and closer to death (in an extreme point of view), hahah.. padahal tiap hari juga kita bertambah tua sehari. tiap jam juga bertambah tua walaupun cuman sejam.. hari ultah menjadi seperti sekedar pemaksaan buat saya untuk mengingat betapa banyak yang belum tercapai.. so what.. i can get there if i want to.. but what for..??

bahkan di usia ini pun saya masih takut untuk memutuskan untuk menjalani hidup yang membosankan.... whatever that means.. yup.. i'm still so afraid of a boring life... dan kepala saya masih tetap seperti benang kusut yang harus diurai satu per satu.. but do i want to? what if i enjoy this twist & turn of destiny.. makes your heart warmer, put a smile on your face.. it even helps you to get up early in the morning..!! bwahaha..

well, i guess it's just a question of faith .... and only time will tell..
but for sure, your age will never have the answer..

Blog Entrybeing who..?Jan 31, '08 4:42 AM
for everyone
is this the kind of feeling everyone have?
it's.. like.. you're trapped.. between being who you are..
and being someone you're suppose to be..

Blog Entry25 Years of ... Music.. Jan 28, '08 4:49 AM
for everyone

dalam rangka menyambut hari jadi saya yang ke 29... heheheheh... menurut saya tulisan saya kok membosankan ya...

Ever asked yourself.. “what was the first song that I fell in love with?”

I was born on 1979, the year when Bee Gees’ “Too Much Heaven” hit the #1 chart on Billboard Magazine HOT 100 (but since I was still a baby,  I wasn’t aware of that song until a couple of years later), but my first experience with music, knocked me up when I was 4 years old (the year was 1983), and I strongly believe that it was the era for  Michael Jackson as “The King of Pop” with his phenomenal album “Thriller”. 

First Decade.. The 1980s!!

It was also the “rising-up” year for several Heavy Metal bands such as Poison, Slayer, Motley Crue and of course Metallica. At that same year, Bon Jovi and Red Hot Chili Peppers was formed.  Several years later my ears was pretty familiar with other bands such as Guns ‘n Roses, Van Halen, Tesla and Skid Row along with the band’s sexy vocalist Sebastian Bach!! It was also during the 80s that I have this habit of recording songs from Whitney Houston, Janet Jackson, Taylor Dayne, Wilson Philips and Idol jury Paula Abdul that was played on the radio, and tried my best to write the lyrics.. what an experience.. I soon fell in love with Jon Bon Jovi and the gank.. with their “You Give Love a Bad Name” hits..

Ooh.. the 80s.. One funny thing I remember was the fight I had with my big sister when we’re going to buy a cassette. My mom only gave us money to buy just one cassette, and my big sis decide it was going to be Bon Jovi’s Slippery When Wet, while me and my little sister insisted that we should buy New Kids On The Block..!! NKOTB was not so bad after all, I still remember the lyric of “Tonight” until now. My favorite member was the handsome Jordan Knight.

Me and my cousins once had a trip from Jakarta to Bali by car. Before we start the journey, the big sisters are preparing cassette for the trip. They take White Lion, Skid Row and Motley Crue. So during the trip, we all sing the songs from all three bands.  

That time on TV, only TVRI exist I think, we can only see the video clips after and before one show, whether it was The Cosby Show (I’m a big fans of Lisa Bonet..), The A-Team, Knight Rider, and and Highway to Heaven.. hehe.. While my mom never missed the edition of Dallas, and Dynasty..

Second Decade.. 1990s..!!

Then it comes the 1990s era. The era for another experience. The era of another phenomena.. This is when I entered the second decade of my life. I must say, this decade started when I was 11 years old, and ended when I was 21 years old.. A long journey.. from SMP to SMA and even early college years. I was still deeply in love with Guns n’ Roses. Their accoustic track “patience” has forced me to learn how to play the guitar.. learn how to whistle.. then came their double album “Use Your Illusion I and II” and then “The Spaghetti Incident” .. Not forgetting the movie “Young Guns” with Jon Bon Jovi singing all the soundtrack.. Damn, how I enjoy that album! Together with Warrant, Faith No More, Red Hot Chili Peppers, Aerosmith. And for the late 1990s, there was Third Eye Blind, Sepultura, Radiohead, Blink 182, and the era of Hip-Metal for Limp Bizkit, Korn, Save Ferris, Deftones,.. (must I go on..!!???)

And for the pop experience, this is also the era for Mariah Carey. Her hits such as Vision of Love, Love Takes Time, Hero.. Side by side with NKOTB’s biggest hit “Step By Step” and Mc Hammer with his big baggy pants.. Oh year of the white rapper.. how come I forgot? Vanilla Ice..!!??

after that, for me it seems like the heavy metal era is over and new kind of genre is coming to blow my ears.. And I suppose, our ears! It was the trio who bring us “Smells Like Teen Spirit” .. yep, it was Nirvana. But the world was shocked by terrible death of Freddy Mercury. Although a lot of things had been going on in the pop world with Kylie Minogue, Sinead O’Connor, Roxette, Celine Dion, Spice Girls,

But my interest in alternative music was when MTV launched their program “MTV Alternative Nation” and the album MTV Alternative Nation with several Britpop’s bands. This album is amazing and if we listened to it along with Alanis Morisette.. It’s a good combination to combat young love and broken heart, whatever that means.. hahaha…

it was a long time, you know.. from 11 to 21. I graduate from SMA on the age of 18 (on 1997). And on the same year, me and my friends created a band, and we played No Doubt, also Save Ferris, never imagined that SKA was going to be so popular at that time. We simply choose those both bands because our vocalist is a girl, and because we like their songs..

The Third Decade.. Entering the Millenium Era.. Not Yet Finished!!

I got this feeling, that I was not enough with just one band.. I accept the offer from a friend, to play Coal Chamber, System of A Down, and Deftones. Later on, during this era, I also accept another offer from a friend, to help them playing songs from Radiohead, and Coldplay. It was a bit mixed up and I don’t know how to stop.  

Avril Lavigne was big hit, while others like Britney Spears and Christina Aguilera are competing to one another. Linkin Park, Eminem, Beyonce.. and so many others also bring their luck during this era..


Blog EntryHidayah.. atau Hasil Usaha..?Jan 23, '08 3:12 AM
for everyone
artikel ini ditulis pada bulan Agustus 2006.. a bit out-dated, i know.. and i'm trying not to just copy paste this article but i want to make it shorter, and more simple to understand.. sekalian belajar nulis.. hehe.. buat yg mau edisi lengkap, silahkan ke websitenya aja di:
http://www.rsi.sg/indonesian/imaji/view/20060803110000/1/.html

Meyakini Eksistensi Tuhan: Antara Hidayah dan Hasil Usaha..

Setelah IQ, yang digunakan untuk mengukur tingkat kecerdasan otak manusia, selanjutnya adalah EQ atau Emotional Quotient, yang lebih mementingkan aspek emosi dan bagaimana seseorang bisa memahami orang lain. Tetapi menurut Dana Zohar dan Ian Marshall, kecerdasan yang sebenarnya masih belum lengkap tanpa adanya Spiritual Quotient atau SQ yang dianggap sebagai “The Ultimate Intelligence”.. SQ meyakini adanya titik yang disebut "God Spot" di otak manusia. Titik ini akan bereaksi saat seseorang berfikir mengenai hal-hal yang bersifat spiritual, yaitu mengenai kekuatan lain di alam ini yang tidak dapat dijawab dengan ilmu pengetahuan.

Walaupun demikian, adanya titik ini tidak membuktikan bahwa semua orang memiliki keyakinan yang sama tentang Tuhan, tidak juga membuktikan bahwa Tuhan itu ada. Jika demikian, lalu apa manfaat SQ bagi kecerdasan seseorang, jika hanya mendatangkan pertanyaan seputar keberadaan Tuhan, tetapi tidak memberikan jalan untuk memperoleh jawaban mengenai eksistensi Tuhan?

Kenyataan inilah yang memicu ketertarikan Professor Dr. Abdul Munir Mulkhan, Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Jogjakarta, untuk melanjutkan SQ dengan menciptakan "Makrifat Quotient". Yang maksud dengan Makrifat adalah jenjang pemahaman tertinggi tentang eksistensi atau keberadaan Tuhan. Prof. Mulkhan berpendapat bahwa "kalau spiritual quotient dilanjutkan lagi tanpa menolak keberadaan Tuhan, tanpa kukuh pada sekularisme, maka Islam punya kekayaan yang namanya makrifat."

Namun yang menjadi permasalahan adalah dua pendapat tentang konsep makrifat yang beredar di Indonesia, yang cukup membingungkan baginya (dan bagi saya juga..hehe).. Konsep pertama adalah makrifat sebagai suatu "hidayah" sementara konsep kedua adalah makrifat sebagai "hasil usaha" manusia.

Terinspirasi oleh penjelasan yang diperoleh dari Sri Bhagavan (tokoh terkemuka dari Oneness University di Chennai India), Prof. Mulkhan tidak menolak anggapan hadirnya makrifat sebagai hidayah, tapi ia juga meyakini bahwa kita sebagai manusia bisa berusaha untuk me-manage tindakan sedemikian rupa, sehingga secara rasional kita bisa memperoleh hidayah itu. Jadi bukan hanya semata-mata menunggu hidayah, melainkan menyongsong datangnya hidayah itu dengan jerih payah usaha kita sendiri.. melalui ibadah, berserah diri, dengan senantiasa mempelajari tanda-tanda kebesaran-Nya, dan mempelajari wahyu-Nya yang terangkum di kitab suci...

Blog EntryDalam Kegelapan . . .Jan 22, '08 5:51 AM
for everyone
fyi.. gw nulis ini sambil berdiskusi by chat with a friend... about almost the same thing.. thanks for giving me answers!!

Goenawan Muhammad pernah menulis (sayangnya gw lupa dimana.. hehe) "..manusia bisa tersesat, tapi sejarah menunjukkan bahwa iman tak pernah jera justru ketika Tuhan tak jadi bagian dari  benda-benda yang terang... siapapun yang mengira bahwa ada jalan pintas dalam iman akan menemukan jalan buntu.."

tertarik dengan kalimat tersebut diatas.. seakan-akan bahwa manusia menemukan Tuhan, bukan di suasana terang (bahagia) tetapi justru didalam kegelapan, saat mereka mengalami keterpurukan, kesedihan, bahkan keputus-asaan... sinkron dengan kalimat selanjutnya yang meng-claim bahwa yang disebut iman tidak bisa ditemukan melalui jalan pintas, yang gw artiin bahwa iman seseorang diperoleh melalui berbagai "cobaan demi cobaan" dalam menjalankan hidup..

kalau benar begitu, lalu orang-orang yang hidupnya lurus-lurus saja alias tidak pernah sengsara, tidak akan beriman dan menemukan Tuhan? wow... that's not true!! menurut gw sih, kita menemukan Tuhan melalui kepasrahan yang teramat sangat tinggi... dan tingkat kepasrahan seperti itu biasanya hanya dirasakan oleh orang yang lagi kesusahan, yang lagi ketemu masalah berat, yang lagi mentok ama keputus-asaan mereka... dan mereka mengambil jalan yang tepat untuk curhat ama pencipta-Nya..


pada saat seperti itulah, biasanya kita memasrahkan keputusan kepada Sang Pencipta.. karena biar bagaimanapun juga, kita adalah ciptaan-Nya.. dan atas kehendak-Nya, segala masalah dapat terselesaikan dengan cara dan waktu yang sesuai dengan ketentuan-Nya.. it is easier said than done, actually.. karena sifat manusia di diri kita terkadang sulit untuk menerima kenyataan pahit yang terburai didepan mata, walaupun hati kecil kita bersuara bahwa itu ketentuan Tuhan, and we have to accept it.. dengan ikhlas..!!

lalu bagaimana selanjutnya..? setelah memasrahkan diri, sebagai manusia kita dapat berjuang melanjutkan hidup yang sudah diberikan Tuhan kepada kita.. we have to move on, tapi kali ini, perjalanan yang kita tempuh alangkah indahnya apabila diiringi dengan permintaan yang tulus kepada Sang Pencipta agar selalu diterangi oleh cahaya-Nya.. agar tidak tersesat ke perjalanan yang membawa kita kembali ke kegelapan dan keterpurukan.. karna yang namanya nafsu akan terus menerus digoda oleh setan, sehingga kedamaian dan ketenangan hati begitu mudah terusik..

all we have to do is ask...
and have faith that God will answer through so many ways..


Blog EntryTangga Kesenangan Dalam Hidup?Jan 18, '08 5:07 AM
for everyone

Dari: http://pustakahikmah.multiply.com/journal


cuman buat mengingatkan saya.. bahwa tangga yang dimaksud disini sifatnya naik.. jadi, sesudah lolos dari tahapan pertama, selayaknya berusaha sebisa mungkin untuk tidak kembali ke anak tangga bagian bawah...

Meniti Tangga Kesenangan Dalam Hidup

..sesungguhnya kesenangan hidup ini dibuang sebanyak tiga kali...
(Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani)

Pada mulanya, seorang hamba Allah berada dalam kegelapan kejahiliahannya dan dalam keadaan yang tidak tentu arah, ia bertindak sewenang-wenang dalam seluruh tindak-tanduk hidupnya dengan menuruti hawa nafsu kebinatangannya semata-mata, tanpa mau mengabdikan dirinya kepada Allah dan tanpa pegangan agama yang mengawal dirinya. Dalam keadaan seperti ini, Allah melihatnya dengan penuh kasih sayang. Oleh karena itu, Allah mengutus seorang penasihat kepadanya dari orang-orang yang termasuk dalam golongan manusia-manusia Tuhan yang juga seorang hamba Allah yang baik, dan satu penasihat lagi yang terdapat dalam dirinya sendiri. Kemudian, kedua penasihat ini mempengaruhi dirinya. Sehingga, hamba itu dapat melihat cacat yang ada pada dirinya seperti mengikuti hawa nafsu saja dan tidak mengikuti yang haq (benar). Dengan demikian, ia cenderung untuk mengikuti peraturan-peraturan atau hukum-hukum Allah di dalam semua tindak-tanduknya.

Kemudian hamba itu menjadi seorang yang berdiri tegak di dalam hukum-hukum Allah, keluar dari keadaannya yang jahiliah dan meninggalkan hal-hal yang haram dan meragukan. Hamba itu hanya mengambil perkara-perkara yang halal saja seperti makan, minum, bepergian, kawin dan lain sebagainya yang kesemuanya diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kekuatan untuk patuh kepada Allah, asalkan ia menerima sepenuhnya apa yang diberikan Allah kepadanya dan tidak boleh melampaui batas serta tidak boleh keluar dari kehidupan dunia ini sebelum ia pergi mendapatkannya dan menyempurnakannya.

Maka berjalanlah ia di dalam hal-hal yang halal dalam seluruh keadaan hidupnya ini, sehingga ia mencapai peringkat kewalian (wilayah) dan masuk ke dalam golongan orang-orang yang membenarkan hakikat dan orang-orang pilihan Allah yang menghendaki hidup yang berdampingan dengan Allah SWT. Setelah itu, ia pun hanya berjalan di dalam perintah Allah saja, dan di dalam dirinya ia mendengar firman Allah yang maksudnya kurang lebih, "Buanglah dirimu sendiri dan marilah ke mari, buanglah kelezatan dan kemewahan duniawi dan makhluk, jika kamu menghendaki Allah. Buanglah dunia dan akhirat serta kosongkanlah diri dan segala-gala selain Allah. Merasa senanglah dengan keesaan Allah. Buanglah syirik dan bersikap ikhlaslah. Kemudian, masuklah ke dalam majelis ke-Tuhan-an dan mendekatlah kepada-Nya dengan bersujud dan menghinakan diri (dihadapkan-Nya) serta tidak lagi condong kepada hal-hal keduniaan, atau makhluk atau kemewahan hidup."

Apabila ia telah sampai kepada peringkat ini dan telah teguh di dalamnya, maka ia akan menerima pakaian kemuliaan dan kehormatan dari Allah, dan Allah akan melimpahkan nur dan berbagai karunia. Lalu dikatakan kepadanya, "Pergunakanlah rahmat dan nikmat-Ku, dan janganlah bersikap angkuh serta jangan pula membuang kehendak atau kemauan, karena menolak pemberian-Ku itu bisa memberatkan Aku dan memperkecil kekuasaan-Ku". Kemudian, ia pun diberi pakaian yang mulia dan terhormat itu, tanpa ia sendiri memainkan peranan di dalam perkara tersebut. Sebelum itu, ia diselimuti oleh kemauan hawa nafsunya sendiri saja, lalu dikatakanlah kepadanya, "Selimutilah dirimu dengan rahmat dan karunia Allah.

Jadi, bagi dia, ada empat peringkat di dalam mencapai kebahagiaan dan bagiannya. Peringkat pertama, ialah kehendak hawa nafsu kebinatangan semata dan ini adalah diharamkan. Peringkat kedua, ialah menuruti hukum dan undang-undang Allah, dan ini diperbolehkan. Peringkat ketiga adalah peringkat peringkat batin, dan ini adalah peringkat kewalian (wilayah) dan membuang hawa nafsu kebinatangan. Peringkat keempat adalah peringkat keridhaan dan karunia Ilahi, di sini lenyaplah kehendak dan maksud diri. Inilah peringkat Badaliyyat. Hamba itu masuk ke dalam majlis ke-Tuhan-an Yang Maha Tinggi, ia berserah bulat kepada Allah dan menuruti perbuatan Allah semata-mata. Inilah peringkat di mana ia terus mendapatkan ilmu Allah dan mempunyai sifat-sifat yang baik. Seorang hamba tidak boleh dikatakan benar dan baik, jika ia belum mencapai peringkat ini..

Ini sesuai dengan firman Allah yang maksudnya lebih kurang, "Sesungguhnya kawanku ialah Allah yang menurunkan Al-Qur'an dan Dia menolong orang-orang yang baik." Oleh karena itu, hamba yang telah mencapai peringkat keempat ini tidak lagi mempergunakan apa-apa yang memberikan manfaat kepada dirinya dan tidak pula menghindarkan apa-apa yang memberikan madharat kepada dirinya. Ia seperti bayi di pangkuan ibunya atau seperti mayat di tangan orang-orang yang sedang memandikannya. Ia hanya bergantung kepada qadha' dan qadar Allah semata-mata, menyerahkan pilihan kepada Allah tanpa berusaha mendahului apa-apa yang telah ditentukan Allah kepadanya. Ia kembali kepada Allah untuk melakukan apa saja karena-Nya. 

Ia tidak mempunyai apa-apa lagi. Kadang-kadang Allah memberinya kesusahan dan kadang-kadang memberinya kesenangan. Kadang-kadang ia kaya dan kadang-kadang ia miskin papa. Ia tidak mau memilih atau menginginkan suatu posisi tertentu atau ingin mempertukarkan posisi itu. Sebaliknya, ia ridha dan senang hati kepada apa pun yang diperbuat Allah terhadapnya. Inilah peringkat terakhir dalam pengembaraan kerohanian yang dicapai oleh para Abdal dan Aulia (kekasih Allah).


Blog Entrytruly absolutely bored!!!Jan 17, '08 2:20 AM
for everyone

another "gue-banget" article... hhehehh..

truly absolutely bored!!!

Fighting Boredom in Workplace

IF THE thought of going back to your boring job had you pulling your hair out with frustration, you're not alone, and bosses need to sit up and take notice. Monotonous jobs with limited opportunities to shine are driving an increasing number of workers to distraction and costing employers dearly in lost productivity, experts say.

Psychologists have given the phenomenon a name – rust-out – to describe those who "waste away, unchallenged and uninspired" at their desks. I

Boredom Boom

Dr Mel Miller, director of Siggins Miller, a Brisbane-based organisational psychology consulting firm, says boredom in the workplace is booming. She says endless meetings, mind-numbing repetition, paperwork and office bureaucracy are largely to blame and could lead to poor performance, decreased job satisfaction, increased absenteeism and even failing health among workers.

Dr Miller said a person's attitude to work can also contribute to their dissatisfaction. "People prone to boredom tend to be less open to new experiences, less sociable, less agreeable, less organised and more willing to manipulate others," she said.

Over-Qualified Worker

Organisational psychologist Dr Cameron Newton, a senior researcher with the Queensland University of Technology, said many bored workers were university graduates over-qualified for their mundane jobs. "There might be a number of reasons people are working in jobs they're over-qualified for, including the fact that it might suit their lifestyle.

"But skill under-utilisation is something that will lead to job dissatisfaction and more perceptions of boredom," he said. The degree to which a person is suited to the job they are doing is also a contributing factor. "If you fit in with a company and issues arise, you're more likely to view them as challenges, whereas if you're not fitting in and something happens it's likely to make you stressed and unhappy, (and) it's well documented that stress is costly for businesses," Dr Newton said.

Experts say many workers are fed up with meetings and dealing with the bureaucracy of new working practices.

More Responsibility

Siggins Miller senior consultant Summer Armstrong suggested workplaces implement "boredom busting" practices. Ms Armstrong said the focus should be on creating less controlling environments, where staff were free to organise their own schedules and take breaks when they want.

"Allowing less experienced staff to step up to project management roles in areas of their interest and competence can help ensure new graduates are not de-skilled by rigid hierarchical structures and bureaucratic processes," she said. "Creating hierarchies of competence rather than just relying on seniority is important in the retention of highly qualified young workers."

Avoid Burnout 

Ms Armstrong said creating the right balance between happy workers and productivity required some effort and acknowledged that many people simply suffered from an information-overload which created "professional burnouts". "Professional burnout can be the result of either too much or too little stimulation in the workplace," she said.

"In a time of relatively high employment and keen competition for staff, if organisations want to attract and retain the best staff they have to be mindful of both extremes. "An optimal level of challenge, neither too high nor too low, is required for a job to engage attention."

Encourage Teamwork

Dr Newton recommends fostering a "team player" attitude among staff. "Being part of a team can help, especially if teams are created with a variety of different roles for people and you can spin the jobs around and give people a go at different roles," he said. "It will get them using different skills and keep them challenged."

Retain, Don't Retrench

Dr Newton said the early 1990s saw several of Australia's major banking and transport companies "turf hundreds of idle employees". "And in the '80s it was all about clearing out the dead wood," he said. "That's not the approach I would recommend. Employers should provide training for staff and work to keep people stimulated. By cutting out the dead wood you lose all of this organisational knowledge."

Dr Newton encouraged people returning to work after holidays to set goals for the professional year. "Set goals that will make it exciting for you to be at work, or more satisfying. Prepare a plan of attack so you don't get bored."

Source:
http://www.news.com.au/business/story/0,23636,23017858-5012428,00.html


Blog EntryDesperatetly Need a Hit of Happiness??Jan 14, '08 11:06 PM
for everyone

5 Signs You Desperatetly Need a Hit of Happiness

If you’re thinking Omigod, that’s so me after reading any of these statements, you may be issue-matic.

1. The sight of a kissy-feely couple makes you physically ill.

2. The only time you’re in touch with Mother Nature is when you’re walking to your car.

3. When a coworker asks “Is somebody having a bad day?” you actually growl.

4. Your boyfriend gave you a new sweat suit for your birthday.

5. You blow off your girlfriends because you’re too busy… doing a whole lot of nothing.

source: http://www.cosmopolitan.com/you/advice/shortcuts-to-a-happy-life-6

there are ways to get happy, though.. whether it's to go out with friends or if you're not the "going-out" type, you can stay at home doing things you like. Both ways keep me off the insanity temptations, and I still don't understand why so many people always find it so damn difficult to be happy on their own...?? but I was feeling that way, once.. being alone is so frustrating, especially on weekends.. I went crazy if it's Saturday and I am stuck at home, alone and so busy of doing absolutely nothing.. Friends and the free-air kept me alive, i use to think that it's pretty depressive to stay at home.. hehe..

Why do people keep spending a lot of money to stay stress-free? such as went shopping for items they don't need, hanging out at some expensive place just get drunk and closer to stupidity.. while so many people always try to avoid their home, I can easily find my tranquilty just by staying there!

I don't always just stay there the whole weekend, though. I went out to shopping malls for groceries, and of course most importantly DVD hunting.. Sometimes do a bit sport activities, also tried several new places... but that stuff did not make me sick of staying home when I had no other alternatives.. Getting the house in its totally clean & neat condition, and then getting myself on that condition, and just sitting tight in front of my TV watch the DVDs I bpught, or put a pair of my walkman earphones and read books.. give me all the peacefulness i need.. or is it true that happiness is in us? in our head.. and not in the external things..?


Blog Entrythe "in-head" chat..Jan 11, '08 2:58 AM
for everyone
is it only happening to me or does everyone ever experienced the same thing? in the bathroom, before sleeping, and mostly during the morning route to office and in the evening route from office to home, i keep having these conversations between me and myself.. yup.. i gave a question, and the "other" me is answering it.. but no.. i'm not those double-personality kind of people.. i'm pretty damn stick to one personality..

the issue we chat.. was about everything, from how to get myself a home, until why do good people have to suffer some terrible health problems.. sometimes i find a new theory.. new answers regarding those issues.. and through these conversation, sometimes i felt more alive.. more fresh.. but sometimes it does not bring me any conclusions.. which in turns, i completely forgot about it when i reached my destination...

isn't it strange.. those thoughts creepin' around my head... is this something that must be stopped? or are we all having the same chat with ourselves in a routine manner..

MusicAnything But OrdinaryJan 8, '08 1:07 AM
for everyone
Sometimes I get so weird
I even freak myself out
I laugh myself to sleep
It's my lullaby

Sometimes I drive so fast
Just to feel the danger
I wanna scream
It makes me feel alive

Is it enough to love?
Is it enough to breathe?
Somebody rip my heart out
And leave me here to bleed
Is it enough to die?
Somebody save my life
I'd rather be anything but ordinary, please

To walk within the lines
Would make my life so boring
I want to know that
I have been to the extreme

So knock me off my feet
Come on now give it to me
Anything to make me feel alive

Is it enough to love?
Is it enough to breathe?
Somebody rip my heart out
And leave me here to bleed
Is it enough to die?
Somebody save my life
I'd rather be anything but ordinary please.
I'd rather be anything but ordinary please.

Let down your defences
Use no common sense
If you look you will see
that this world is a beautiful
accident, turibulent, succulent
opulent permanent, no way
I wanna taste it
Don't wanna waste it away

Sometimes I get so weird
I even freak myself out
I laugh myself to sleep
It's my lullaby

Is it enough?
Is it enough?
Is it enough to breathe?
Somebody rip my heart out
And leave me here to bleed
Is it enough to die?
Somebody save my life
I'd rather be anything but ordinary please

Is it enough?
Is it enough to die?
Somebody save my life
I'd rather be anything but ordinary please.
I'd rather be anything but ordinary please.
Anything But Ordinary Let Go Avril Lavigne 

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help